Depag Tetap Bina Annadwah

Posted 7 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

SAROLANGUN–Departemen Agama Kabupaten Sarolangun tetap membina Pondok Pesantren Annwadwah, meski pimpinannya Ustad H Abdul Manan tersangkut kasus dugaan penipuan Ongkos Naik Haji (ONH) sejumlah warga Merangin dan Kota Jambi.
Bahkan kini, Ustad Manan sudah ditahan di Polres Merangin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Lantas, bagaimana nasib pontren Annadwah saat ini? Apakah pontren tersebut masih bisa beroperasi?
Kepala kantor departemen agama (kandepag) kabupaten Sarolangun Drs H Armia Kadir Mpd, meski pada prinsipnya enggan berkomentar terkait dugaan kasus H Abdul Manan itu. Namun secara gamblang kepada Sarolangun Ekspres akhir pekan lalu ia mengatakan bahwa untuk operasional Pontren Annadwah tidak ada persoalan.
Artinya pontren tersebut tetap bisa beroperasi.
“Ya, Depag tidak mencabut izin operasionalnya. Pontren Annadwah tetap akan dibina,”kata Kakandepag.
Lebih lanjut kakandepag mengutarakan, dugaan kasus yang menimpa pimpinan pontren Annadwah H Abdul Manan itu sejauh ini baru dugaan, dan belum tentu benar. Kemudian meskipun seandainya nanti pihak pengadilan negeri menetapkan H Abdul Manan bersalah, namun tidak mempengaruhi operasioanl Pontren Annadwah.
“Kalau memang terbukti bersalah. Kemungkinan kita hanya akan minta pihak yayasan Annadwah mengganti pimpinannya saja,”ujar kakandepag.
Ditambahkan kakandepag, perlu diketahui bahwa yang tersandung kasus itu adalah oknum pimpinannya. Bukannya pontren Annadwah secara keseluruhan.
Apabila pontren dibekukan atau dicabut izin operasionalnya tentu sangat disayangkan. Karena pontren tersebut sudah menjadi bagian dari asset daerah dalam mencetak generasi muda yang Islami terutama generasi muda kabupaten Sarolangun.
“Ya, saya rasa tidak sejauh itu. Kasus H Abdul Manan tidak menjadikan operasional Pontren dihentikan,”kata Kakandepag menandaskan.
Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan aksi licik Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Anadwah Sarolangun, Kabupaten Sarolangun Ustad H Abdul Manan terus terungkap. Ternyata yang menjadi korban bukan saja calon haji di Kabupaten Merangin, tapi juga dari Kota Jambi.
Karena itu, kasus dugaan penipuan yang melibat dirinya tak hanya ditangani Polres Merangin, tapi juga Polda Jambi. Ustad yang tinggal di RT 9 Dusun Padang Biraw, Gunung Kembang Kecamatan Sarolangun ini juga dilaporkan 7 warga Kota Jambi ke Polda Jambi dengan tuduhan serupa yakni melakukan penipuan. Dari belasan korban, tersangka disebut-sebut telah meraup ratusan uang juta rupiah dari korbannya.(se5/Sarolangun Ekspres)

Kru Sareks Gelar Buka Bersama

Posted 13 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

SAROLANGUN-

KRU SAREKS

KRU SAREKS

Sabtu (12/09) kemarin, Harian Pagi Sarolangun Ekspres menggelar buka bersama. Selain pimpinan, staf dan seluruh karyawan, serta para agen loper juga dihadiri oleh para undangan lainnya.
Acara yang bertempat di RM & Restoran Siang Malam Jalan Lintas Sumatera Pasar Atas Sarolangun dimulai dari pukul 17 00 WIB tersebut diawali sambutan Pimpinan Umum Sarolangun Ekspres Ulil Amri,SH dan dilanjutkan dengan santapan rohani oleh uztadz Kashmir serta diskusi keagamaan, dan selanjutnya buka bersama saat masuknya waktu berbuka.
Ulil Amri dalam sambutannya, mengatakan, dengan acara buka bersama ini semoga selalu terjalin silaturrahmi yang baik antar sesama karyawan, maupun dengan mitra Sarolangun Ekspres lainnya sehingga kedepan diharapkan Sarolangun Ekspres tetap eksis menjadi koran terbesar dan bacaan utama masyarakat Kabupaten Sarolangun.
Lebih lanjut Ulil mengharapakan, segenap awak Sarolangun Ekspres dalam menjalankan tugasnya di lapangan dapat bekerja secara optimal dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta akurasi berita, sehingga informasi yang diterima publik dapat menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi pembaca.(se18/Sarolangun Ekspres)

CWSHP Sarolangun Gelar Buka Puasa Bersama

Posted 10 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

SAROLANGUN-CWSHP Sarolangun menggelar acara buka puasa bersama dengan segenap stake holder yang terkait dengan proyek tersebut. Buka puasa yang digelar kemarin di Aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Panitia pelaksana buka puasa Umar Abraham, ST berharap dengan acara buka puasa bersama CWSHP Sarolangun bisa semakin meningkatkan kebersamaaan dan soliditas tim dan semua pihak yang terlibat pada CWSHP Sarolangun. Karena tanpa kebersamaan dan soliditas tim mustahil target pencapaian kinerja bisa tercapai. “Kita berharap kerjasama semua pihak karena pada 2009 ini ada 11 desa sedang implementasi Proyek dan butuh perhatiaan kita bersama,” harap lelaki yang akrab disapa Umar.
Sementara itu, salah seorang fasilitator masyarakat bidang teknik, Sumarlex, ST juga berharap dengan acara buka puasa ini akan bisa memberikan motivasi bagi kawan-kawan fasilitator untuk bisa bekerja lebih baik di lapangan. “Tentunya keberhasilaan kegiatan di lapangan bisa tercapai jika semua komponen di CWSHP bisa seiring sejalan,” ujar Alek yang diamini kawan-kawannya.
Tampak hadir dalam acara tersebut community fasilitator team (CFT), DST, tim evaluasi dan tim koordinasi, DPMU CWSHP H Bahrun, SKM Kabupaten Sarolangun. Secretaris eksekutif, PST CWSHP Provinsi Jambi. Hadir juga Kabid Promkes dan kesling Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun Mustafid, SKM MKes.(Ahmad Nuriadi)Keluarga besar CWSHP seusai buka puasa bersama

Ratusan Batang Mercon Diamankan

Posted 7 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

Amankan Mercon

Amankan Mercon


SAROLANGUN-Kesbang Pol Limas Sarolangun bekerjasama dengan pihak Kepolisian mengamankan ratusan batang mercon di Kota Sarolangun.
Menurut Kakan Kesbanglimas Sarolangun Drs Aslami MZ,pihaknya bekerjasama dengan pihak Kecamatan Sarolangun dan pihak kepolisian menggelar razia mercon. Dalam razia tersebut ratusan batang mercon berbagai ukuran diamankan.
”Sebelum kita melakukan razia ini, kita telah berkali-kali memberi peringatan kepada pedagan agar tidak menjual mercon karena bisa menganggu ketentraman umat islam sedang menjalani ibadah di bulan Suci Ramadan,”katanya.
Selama ini keberadan pedagang mercon sangat meresahkan masyarakat yang sedang menjalan salat tarawih dan ibadah lainnya.
Lebih jauh dikatakanya razia mercon yang di gelar Senin sore kemarin di mulai menyisir pedagang marcon dipasar bawah kemudian dilanjut kepasar atas.Disamping itu Aslami didampingi Camat Sarolangun M Junaidi SH mengatakan mercon yang diamankan akan dimusnahkan oleh tim razia mercon tersebut.
Aslami juga menghimbau kepada pedangang razia marcon ini akan dilakukan secara rutin.
Kedepan razia mercon tersebut tidak hanya dilakukan dikota Sarolangun saja tetapi juga akan dilakukan di pasar yang ada di Kecamatan.
Menurut pantauan koran ini saat razia tersebut telah berapa kali razia mercon dilakukan tetapi hal tersebut masih ditemukan pedagang menjual mercon. Disamping itu Aslami mengatakan, pihaknya tidak hanya merazia penjual mercon tetapi juga razia penyakit yang mengganggu ketenangan masyarakat selama bulan suci ramadhan.(se4/Sarolangun Ekspres)

Kepsek Ngeluh, DAK tak Kunjung Cair

Posted 6 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

SAROLANGUN-Belasan Kepala SD di Kabupaten Sarolangun mengeluh pasalnya hingga sekarang Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk proyek pembangunan ruangan kelas baru tak kunjung dicairkan.
‘’Sampai sekarang sepeserpun belum ada pencairan, padahal realisasi proyek sudah mencapai 60 persen,’’ kata Zainuri SPd Kepala SD 61 Desa Bukit Murau Kecamatan Singkut, kepada koran ini, kemarin.
Menurutnya, di Kecamatan Singkut ada 5 sekolah yang mendapat proyek DAK dan SD 61 tahun ini mendapat jatah pembangunan dua ruang kelas baru dengan anggaran Rp 200 juta. Di lapangan realisasinya sudah mencapai 60 persen, namun pencairan dana tak kunjung dilakukan.
‘’Ya, agar proyek tetap jalan dan selesai sesuai target, terpaksa kita mengeluarkan duit pribadi dan ngutang di toko bangunan,’’ tandasnya.
Diperkiraan Zainuri, tersendatnya pencairan DAK tersebut karena peralihan administrasi dari Dinas Pendidikan ke Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (Dispenda, red). ‘’Sebelumnya DAK dikelola oleh Dinas Pendidikan namun tahun ini dialihkan ke Dispenda sehingga pencairan tersendat,’’ ucapnya.
Dirinya sendiri bersama kepala SD yang lain yang ada di Kecamatan Singkut sudah sering menanyakan perihal tersendatnya pencairan DAK ke Dispenda, namun tak mendapat jawaban yang memuaskan. ‘’Sudah pernah kita tanyakan namun tidak ada kepastian,’’ ucapnya.
Dirinya berharap, agar pencairan DAK segera dilakukan sebelum lebaran, agar pekerjaan di lapangan tetap berjalan. ‘’Kalau bisa sebelum lebaran segera dicairkan, sebab hutang kita telah menumpuk, saya khawatir toko bangunan tidak percaya lagi dengan kita dan tak mau lagi menyuplai material bangunan akibatnya pekerjaan tak selesai dan kepala sekolah sebagai pemborong bakal kena masalah,’’ sebutnya.
Sementara itu salah seorang anggota DPRD Sarolangun H Junaidi Wancik, ketika ditemui koran ini mengaku sangat kecewa dengan kinerja Dispenda yang sampai saat ini tak bisa menyelesaikan masalah DAK tersebut.
‘’Terus terang kita kecewa dengan hal ini, masak sampai sekarang terus berlarut-larut,’’ katanya dengan nada geram.
‘’Saya kemarin sudah memanggil Kadispenda, dan yang bersangkutan berjanji segera menyelesaikannya,’’ tuturnya lagi.(se9/Sarolangun Ekspres)

Kepsek Ngeluh, DAK tak Kunjung Cair

Kepsek Ngeluh, DAK tak Kunjung Cair

Ramadan, Rumah Makan Buka di Siang Hari

Posted 6 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

SAROLANGUN-Memasuki pertengahan bulan Ramadan 1430 H seruan bersama yang dikeluarkan Pemkab Sarolangun bersama Depag Sarolangun dan MUI Kabupaten Sarolangun mulai dicueki alias tak diindahkan. Terbukti menurut pantauan koran ini beberapa rumah makan maupun warung yang ada di Kota Sarolangun mulai beroperasi di siang hari. Padahal salah satu poin seruan bersama yang ditandatangani Bupati dan Kadepag bersama ketua MUI tersebut melarang rumah makan dan warung buka di siang hari selama Ramadan. Dengan memasang tenda untuk menutupi etalase makanan beberapa rumah makan tanpa beban bebas berjualan.
Suhaimi, salah seorang warga Sarolangun kepada koran ini mengaku sangat kecewa dengan ulah beberapa oknum pengusaha rumah makan yang menodai Ramadan dengan berjualan di siang hari. Padahal Pemkab dan Depag bersama MUI sudah jelas-jelas mengeluarkan himbauan agar rumah makan tak beroperasi di siang hari.
”Hanya pada awal Ramadan himbauan itu ditaati, memasuki pertengahan Ramadan himbauan bersama itu tak diindahkan lagi,” tandasnya.
Kedepan Suhaimi berharap agar Pemkab tidak hanya mengeluarkan seruan bersama, tapi dibuat sebuah Perda atau Perbup yang melarang rumah makan beroperasi di siang hari di Bulan Ramadan, sehingga payung hukumnya lebih jelas. ”Kalau sekedar himbauan terlalu lemah, pasti tak ditaati. Kalau Perda maupun Perbup payung hukumnya jelas dan masyarakat Sarolangun yang dikenal taat beribadat bisa menjalankan ibadah puasanya dengan khusuk,” tandasnya.(se9)

Harga Minah Mencekik

Posted 6 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

SAROLANGUN-Memasuki minggu kedua bulan suci ramadan, minyak tanah ( Minah) di Kabupaten Sarolangun mulai langka. Akibanyya, harga minyak tanah naik.
Eli, salah seorang pedagang di Pasar Sarolangun menyebutkan, harga minyak tanah memasuki bulan ramadhan mencapai Rp 6 ribu perliter. Sebelumnya Rp 5 ribu perliter.
Ditambah Eli, untuk mendapatkan minyak tanah dipangkalan hanya dapat 2 kali dalam satu minggu. Bahkan itu harus melalui antrian panjang.
Lebih lanjut dikatakan, konsumen hanya boleh membeli dalam jumlah tertentu.
Eli juga mengharap agar stok minah untuk Kabupaten Sarolangun bisa lancar dengan harga lebih murah. Disamping itu, dikatakan Eli, kenaikan harga tidak hanya terjadi di minah tetapi juga terjadi pada gula pasir.
Sedang untuk harga gula pasir awal Puasa harga gula pasir menembus Rp 500 ribu persak. Gula pasir di pasaran perkilo dijual dengan harga sebesar 10 ribu perkilo. Para pedagang dan masyarakat meminta harga sembako sepereti gula pasir bisa bisa normal kembali dengan stok cukup.(se4/Sarolangun Ekspres)

Halo dunia!

Posted 6 September 2009 by ahmadnuriadi
Categories: Tak Berkategori

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!